Selamat Datang

"SELAMAT BELAJAR SEMOGA BLOG INI BERMANFAAT BAGI ANDA JANGAN LUPA BERKOMENTAR"

Sabtu, 08 Januari 2011

Peranan Tokoh Pejuang dan Masyarakat

A. Perjuangan Para Tokoh Pejuang pada Masa Penjajahan Belanda dan Jepang
Pedagang Eropa yang datang pertama kali memasuki wilayah Nusantara adalah bangsa Portugis dan Spanyol.
Lalu, bangsa Spanyol tersingkir dan bangsa Portugis dapat menguasai daerah penghasil rempah-rempah. Namun, bangsa Indonesia dengan para raja danpenguasa daerah sebagai pemimpin tidak senang dengan kelakuan Portugis yang ingin menjajah. Rakyat Indonesia pun berjuang mengusir Portugis dari bumi Nusantara dengan mengangkat senjata dan mengadakan perlawanan.
Perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia pada waktu itu antara lain:
1. perjuangan Pati Unus dari Demak menentang penjajahan Portugis (1513);
2. perjuangan Panglima Fatahillah dari Kerajaan Demak menentang penjajahan Portugis (1526-1527);
3. perjuangan Sultan Baabullah dari Kerajaan Ternate menentang penjajahan Portugis (1575);
4. perjuangan Sultan Iskandar Muda dari Kesultanan Aceh menentang penjajahan Portugis (1607-1636).

Penjajahan Belanda terhadap Indonesia berlangsung kurang lebih 350 tahun.

1. Masa Penjajahan Belanda
Kedatangan bangsa Belanda ke tanah Nusantara dimulai pada tahun 1596.Untuk pertama kalinya beberapa kapal Belanda singgah di Pelabuhan Banten.
Untuk mencegah adanya persaingan yang tidak sehat di antara pedagang Belanda dan pedagang asing lainnya (khususnya Portugis dan Spanyol), maka para pedagang Belanda mendirikan VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie). VOC, yaitu kongsi atau perserikatan perdagangan Belanda yang ada di wilayah Nusantara.
VOC didirikan pada tahun 1602 dan dipimpin oleh seorang Gubernur Jenderal yang bernama Pieter Both.
Kedatangan bangsa asing ke wilayah Nusantara pada awalnya dengan tujuan melakukan perniagaan, yaitu jual beli rempah-rempah yang memang sangat dibutuhkan oleh bangsa Eropa. Akan tetapi karena
keangkuhan dan keserakahannya, bangsa Eropa menerapkan sistem monopoli.
Pada saat sistem ini diterapkan, mulailah ada reaksi dari rakyat Indonesia. Apalagi setelah mereka menerapkan sistem kolonial. Rakyat Indonesia bukan saja bereaksi, tetapi juga mengadakan perlawanan bersenjata.
Adapun perlawanan rakyat Indonesia dipimpin oleh tokoh-tokoh pejuang, antara lain sebagai berikut.
a. Perlawanan pada Abad ke-17 dan Abad ke-18

1) Thomas Matulessy (Pattimura) di Maluku
Begitu juga dengan Raja Paulus Tiahahu, ayah Martha Khristina Tiahahu
2) Tuanku Imam Bonjol
Tuanku Iman Bonjol adalah pemimpin Perang Padri tahun 1821-1837. Penyebab timbulnya Perang Padri adalah adanya pertentangan antara kaum adat dengan kaum Islam (ulama). Kaum adat terdiri atas raja dan para pengikutnya, sebagian besar masyarakat Minangkabau dikuasai oleh kaum adat.
3) Pangeran Diponegoro
Pangeran Diponegoro semasa kecilnya bernama Ontowiryo.
4) Pangeran Antasari
Mulai abad ke-17, VOC telah melakukan hubungan dagang dengan rakyat Banjarmasin.

4 komentar:

  1. makasih pak bisa bwat blajar
    (lintang)

    BalasHapus
  2. Pak, tentang tokoh pergerakan nasional sampai detik - detik proklmasi juga dong pak......... ( Aldi / VB / 04 )

    BalasHapus
  3. Maaf Aldi koment baru Bapak baca. Lumayan telat.ha2

    BalasHapus

Laman