Kamis, 02 Agustus 2012

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP


PEMBELAJARAN IPA KELAS VI  Y. BRURI.K
Bab 1. Ciri-Ciri Khusus Makhluk Hidup


Makhluk hidup memiliki ciri khusus untuk dapat melangsungkan hidupnya.



A.    Ciri Khusus Hewan :

1.      Kelelawar :

Pada saat terbang, kelelawar sesekali mengeluarkan bunyi (ultrasonik/frekuensi tinggi). Ketika gelombang bunyi itu mengenai benda, seperti pohon atau serangga, gelombang bunyi akan memantul. Pantulan gelombang bunyi itu akan ditangkap kembali oleh indra pendengarannya yang tajam. Dengan cara seperti itulah kelelawar dapat terbang pada malam hari tanpa menabrak benda-benda yang ada di sekitarnya. Kemampuan yang dimiliki kelelawar untuk mengetahui arah terbang, makanan, dan keadaan lingkungannya dengan menggunakan bunyi disebut ekolokasi. Ciri lain yang dimiliki hewan ini, yaitu posisi tidur pada siang hari dengan cara menggantung dan posisi badan yang terbalik.



2.      Cicak

Cicak termasuk hewan melata. Cicak dapat merayap di dinding tanpa terpeleset. Hal ini karena cicak memiliki ciri khusus berupa telapak kaki dengan sistem perekat. Sistem perekat ini dibangun oleh telapak kaki yang beralur pararel. Dengan alur yang dimiliki, memungkinkan cicak dapat menempelkan kakinya di dinding dan berjalan tanpa terpeleset. kemampuan memutuskan ekornya. Ekornya akan tumbuh kembali menjadi lebih lebar dan pendek. Kemampuan cecak seperti ini dinamakan autotomi. Hal ini dilakukan cicak untuk melindungi diri dari musuhnya. Untuk memperoleh makanan, cicak mempunyai ciri khusus berupa lidah yang panjang dan lengket.



3.      Bebek

Ciri khusus yang dimiliki bebek untuk mencari makan berupa paruh yang agak pipih dan lebar pada bagian ujungnya. Bebek mencari makan di air, baik kolam atau danau yang dangkal. Agar tubuhnya tidak basah jika terkena air, bulu bebek dilapisi oleh minyak. Selain lapisan minyak pada tubuh bebek, hewan ini mempunyai ciri khusus berupa kaki yang berselaput di antara jari kakinya. Jika kita perhatikan, bebek dapat berenang di air karena kakinya memiliki semacam selaput renang. Fungsi selaput renang ini adalah untuk pergerakan di air



4.      Unta

Bulu mata unta memiliki sistem pengaitan, dalam keadaan bahaya, bulu ini secara otomatis menutup. Bulu mata yang saling berkait ini mencegah masuknya debu ke mata. Hidung dan telinga ditutupi oleh bulu panjang agar terlindungi dari debu dan pasir. Unta memiliki punuk, yaitu gundukan lemak yang terdapat di punggung. Lemak merupakan cadangan makanan sehingga unta dapat bertahan hidup beberapa hari tanpa makan dan minum.



5.      Gajah

Gajah mempunyai daun telinga yang besar, sering dikibas-kibaskan untuk mengusir hewan kecil yang mengganggunya. Kulitnya yang berkerut berguna untuk memperluas permukaan tubuh, sehingga mudah menghilangkan panas tubuh. Bulu yang tumbuh pada tubuhnya pendek dan tipis, jadi gajah tidak kepanasan.



6.      Ikan Pemanah

Mendapatkan mangsa dengan menyemprotksn air dengan kecepatan yang luar biasa. Mangsa (serangga kecil) di atas daun dipanah dengan butiran air dan akan jatuh ke permukaan air kemudian disantapnya.



7.      Ikan Pemancing

Bagian punggungnya memiliki bagian menyerupai ikan kecil. Bagian ini bertujuan menarik perhatian ikan-ikan lain atau mangsanya. Untuk memancing ikan mangsa ikan ini mengembangkan sirip di punggungnya. Mangsa yang dating segera di santap.



8.      Burung Hantu

Memiliki pendengaran dan penglihatan yang tajam. Bulunya lembut sehingga tidak terdengar saat terbang. Lehernya dapat memutar.



9.      Penguin

Tubuh penguin dilapisi lemak yang tebal sehingga tidak merasa kedinginan. Penguin jantan menjaga telur secara intensif. Penguin betina mencari makan.



10.  Lebah Madu

Memiliki tarian penunjuk arah.



B.     Ciri Khusus Tumbuhan

1.    Kaktus

Kaktus hidup di tempat yang kering. Oleh karena itu, tumbuhan ini dikelompokkan ke dalam tumbuhan xerofit. Kaktus memiliki daun yang berbentuk duri. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi proses penguapan air dari dalam tubuhnya. Batang kaktus menjadi besar dan menggembung. Tujuannya untuk menyimpan cadangan air. Akar kaktus umumnya panjang. Akar seperti ini memungkinkan kaktus mencari air sebanyak mungkin.



2.    Teratai

Daun teratai lebar dan tipis,sehingga mempermudah penguapan air dari tanaman tersebut dan penyerapan cahaya matahari. Batang dan akar teratai memiliki rongga-rongga udara. Rongga-rongga ini berfungsi membawa oksigen ke batang dan akar sehingga teratai dapat bernapas walaupun batang daun dan akar terendam dalam air. Batang yang berongga menjadikan teratai terapung di air. Akar teratai berada di dasar air. Akar ini menambatkan diri dengan kuat di dalam lumpur di dasar air. Hal ini berguna untuk menahan teratai dari hempasan arus air



3.    Kantong Semar dan Venus (Kejora)

Tumbuhan ini hidup di daerah rawa yang miskin akan kandungan mineral nitrogen. Untuk memenuhi kebutuhan nitrogen, kantung semar memperolehnya dari serangga. Bagian bunga kantung semar mengeluarkan madu (nektar) untuk menarik perhatian serangga. Selain itu, pada salah satu daun kantung semar, berubah menjadi berbentuk kantung dengan warna yang mencolok perhatian serangga untuk hinggap. Pada bagian dalam kantung ini terdapat lapisan yang lengket. Jika ada serangga yang hinggap pada kantung ini maka akan terpeleset ke dalam kantungyang terdapat cairan di dasar daun. Cairan ini akan menguraikan dan melarutkan serangga yang kemudian akan diserap oleh tubuh kantung semar.



4.    Bunga Bangkai Raksasa (Raflesia)

Tumbuhan ini bernama Rafflesia arnoldi yang merupakan tanaman langka. Bunganya berbau bangkai. Bau bunga ini untuk menarik perhatian lalat. Lalat diperlukan oleh bunga Rafflesia untuk membantu terjadinya penyerbukan.

2 komentar:

Laman